Ini Tips Modif 250 CC Ke Bawah Atau Kustom Moge

Sebaiknya jika ingin meng-kustom motor dengan kapasitas 250 cc jangan mengubahnya agar terlihat seperti motor dengan kapasitas 250 cc ke atas. Misalnya motor Scorpio, tapi dikustomnya dibuat lebih besar, tampilannya jadi kayak 400 cc ke atas, memakai ban yang bermacam-macam bentuk. Jika Anda misalnya punya motor 250 cc ke bawah dan Anda ingin membuat keren motor Anda buatlah dimensinya tetap 250 cc saja, tidak usah dibuat lebih besar.

Sebab, saat ini kebanyakan orang yang mengkustom motor dengan kapasitas mesin 250 cc ke bawah bertujuan sebagai pelarian dari keinginannya memiliki motor dengan kapasitas mesin yang lebih besar. Yang sering terlihat orang yang membuat modif seperti itu, mereka seperti pelarian karena tidak bisa atau belum mampu untuk beli motor cc gede.

Kecuali jika kebutuhannya lain, seperti dibuat untuk mengikuti kontes, untuk display atau pameran. Tapi kalau untuk daily dibuat sesuai dimensinya saja tetap kecil, layaknya motor yang Anda miliki.

Bukan hanya motor dengan cc kecil yang bisa dikustom, motor dengan kapasitas mesin besar di atas 250 cc pun bisa dikustom. Tapi sebaiknya pilih motor yang tepat. Karena sekarang motor 250 cc sudah banyak pilihan model yang menyerupai motor kustom, maka sebaiknya pilihlah motor yang sesuai. Selain lebih mudah untuk dikustom, biaya yang dikeluarkannya pun akan lebih ringan.

Jadi misalkan Anda mau yang klasik, ada Triumph, ada (Kawasaki) W800, ada Royal Enfied. Jika misalnya motor gede karena pilihannya sudah banyak pilih sesuai selera saja. Hal tersebut supaya modifikasinya costnya nanti tidak terlalu banyak.

Selain modelnya yang sudah banyak, dari segi harga pilihan motor 250 cc ke atas untuk dikustom pun bervariasi, tidak melulu mahal. Namun tetap sebaiknya pilih motor yang tepat. Jika Anda menyukai klasik dan suka modifikasi motor , budget di bawah Rp 100 juta ada Royal Enfield. Anda bisa beli tanpa mengubah banyak. Tapi kalau misalnya Anda suka klasik salah beli motor ER6 second di bawah Rp 100 jutaan, padahal tidak suka sport, bisa diubah lagi dari sport tulen ke klasik, karena pasti keluar uangnya lumayan lagi.

Related Posts